Little Adventure: Erha Clinic Depok

Yey akhirnya bisa nulis Little Adventure lagi setelah sekian lama kayaknya nggak nyoba pergi ke tempat-tempat baru di sekitaran habitat. Kali ini aku ‘main’ ke klinik kulit karena beberapa bulan terakhir muka serasa kucel, pori-pori membesar, komedo makin banyak dan jerawat-jerawat mini mulai bermunculan dan nggak ilang-ilang. #KZL

Awalnya sempet ragu juga sih masa mau pakai dokter kulit segala buat ngurusin masalah muka sepele gini (biasanya juga pake produk pasaran) dan takut bakalan nggak cocok ataupun jadi ketergantungan sama perawatan maupun obat-obatan yang dikasih oleh si dokter kulit. Kandidat awal buat perawatan wajah sebenarnya mau di Wijaya Skin Care (WSC), London Beauty Center (LBC), dan Erha Clinic. WSC dan LBC sama-sama punya cabang di Depok dan Cilegon jadi sebenernya enak kalau mau perawatan pas weekday pun bisa langsung ke WSC ataupun LBC Cilegon. Tapi berhubung kayaknya setelah baca-baca testimoni dari pasien-pasien Erha mayoritas positif, dan branding-nya pun sudah sangat oke, jadilah pilihan akhirku jatuh ke Erha. Setelah browsing-browsing alhamdulillah Erha ada cabang di Depok, jadi nggak perlu pergi ke cabang yang jauh-jauh.

Lokasi Erha Clinic Depok ada di Jalan Kartini, Depok. Kemarin aku kemari pakai transportasi umum alias kereta karena lokasinya berjarak beberapa menit saja jalan kaki dari Stasiun Depok. Keluar dari pintu stasiun tinggal ambil lurus (lewatin KUA dan ATM BNI), jalan terus sampai pertigaan dan belok kiri. Setelah itu akan ketemu pom bensin, kantor kecamatan Pancoran Mas, dan tidak jauh dari situ sudah terlihat deh Erha Clinic yang dituju, letaknya ada di seberang jalan.

Penampakan lokasi Erha dari arah Stasiun Depok. Berseberangan dengan Kantor Pos

Penampakan lokasi Erha Clinic dari arah Stasiun Depok, sedikit berseberangan dengan Kantor Pos

Tampak depan bangunan Erha Clinic Depok

Tampak depan bangunan Erha Clinic Depok

Erha Clinic Depok

Aku sampai di sana pas sekali dengan jam buka klinik alias jam 10, dan masih belum ada pasien yang datang which means yess nggak perlu ngantri lamaaa. Hahaha
Langkah-langkah untuk first timer seperti aku di Erha kurang lebih seperti ini:

  1. Ke meja registrasi, akan diberikan form pendaftaran pasien baru untuk kita isi (ID Card/KTP is a must)
  2. Setelah form pendaftaran dikembalikan, kita akan dipersilahkan nunggu dokter di ruang tunggu di Lantai 3.
  3. Dokter datang lalu nama kita akan dipanggil dan dokter akan konfirmasi lagi tentang masalah kulit kita, diperiksa di bawah lampu dengan kaca pembesar.
  4. Setelah pemeriksaan dilakukan, kondisi wajah akan didokumentasikan alias difoto oleh perawat, untuk melihat kemajuan perawatan yang dijalani nantinya.
  5. Dokter kemudian memberikan resep untuk skincare yang akan digunakan. Menurut dr. Christine, karena aku masih pemula dalam perawatan dokter kulit seperti ini, aku hanya dikasih resep yang ringan. Cuma Erha 1 (Facial Wash) untuk pagi-siang-malam, Erha 4 dan ASG (Acne Sunscreen Gel) untuk pemakaian pagi dan siang, serta Erha 6 dan CC10 (Corrective Cream) untuk pemakaian malam setelah cuci muka.
Waiting Room Erha Clinic Depok

Waiting Room Lt. 2 Erha Clinic Depok (Medical Treatment Area)

 

Waiting Room Lt. 3 Erha Clinic Depok (Consultation Area)

Waiting Room Lt. 3 Erha Clinic Depok (Consultation Area)

Selesai konsultasi, diberikan map kuning berisi resep dokter dsb untuk diberikan lagi ke meja pendaftaran di lantai 1. Bayar, lalu kita diminta menunggu sembari obatnya disiapkan.

Erha Apothecary Counter di Erha Clinic Depok

Erha Apothecary Counter di Erha Clinic Depok

Beberapa display produk di Erha Apothecary itu dapat dibeli langsung tanpa perlu surat rujukan khusus dari dokter. Display produk ini ada di area ruang tunggu lantai 1.

Meja pendaftaran, resepsionis, kasir di Erha Clinic Depok

Meja pendaftaran, resepsionis, kasir di Erha Clinic Depok

Sebenarnya aku mau coba DPCT (Deep Pore Cleansing Treatment)-nya Erha karena dibilang cukup manjur dalam mengangkat komedo sampai ke akarnya. Tapi sayang hari Senin itu slot untuk DPCT sudah full, begitu juga dengan slot weekend di pekan yang sama. Setelah disarankan oleh resepsionisnya, untuk reservasi DPCT bisa dilakukan mulai seminggu sebelum jadwal treatment. Jadi kalau aku mau treatment tanggal 26 Maret, aku sudah harus mulai reservasi di tanggal 16 Maret karena ternyata sepertinya banyak yang mengincar DPCT ini. Aku pun ditawari paket promo Signature DPCT, untuk 4x Signature DPCT dapat diskon 10%. Well, why not? Hehe.

Lalu datanglah bagian paling tidak menyenangkan: PEMBAYARAN.
Untuk detail pembayaran pada kunjungan pertama kurang lebih sbb:

1) Biaya administrasi                                  IDR         15,000
2) Konsultasi dokter                                    IDR       175,000
3) Corrective Cream 10 10g                       IDR         71,500
4) Erha 1 Facial Wash 60ml                       IDR         71,500
5) Erha 4 Morning Moisturizer 10g          IDR         73,500
6) Acne Sunscreen Gel (ASG) 15g            IDR         88,000
7) Erha 6 Night Moisturizer 10g                IDR         73,500
8) Paket 4x Signature Renewal DPCT    IDR    1,350,900
TOTAL:                                                            IDR   1,918,900

#STAYSTRONGMYDOMPET #TETIBAHAMBASAHAYA

Saran dari dokter Christine, obatnya dicoba rajin dipakai dan nanti sampaikan keluhan-keluhan selama pemakaian selama sebulan pada kontrol kedua yang insyaAllah akan dilakukan bulan April 2016. So far untuk 3 hari pertama pemakaian, aku cuma ada masalah sama ASG-nya. Periiiih dan cukup menyengat di beberapa area di sekitar pipi. Mari dicoba dulu semoga  hanya reaksi awal dan tidak berkelanjutan dan jadi parah. Hiks.

Review Summary :

  • Lokasi mudah diakses dengan transportasi umum
  • Interior ruang tunggu cukup membuat nyaman
  • Datang pagi deket-deket dengan jam buka is the best option buat dapetin antrian awal.
  • Konsultasi with dr. Christine is like riding a Shinkansen, super cepet, padahal aku kan bukan tipe yang cerewet dan maunya dicerewetin kalau lagi konsultasi kaan. Hiks.
  • DPCT is popular, lebih baik reservasi seminggu sebelum jadwal perawatan.
  • Potensial membuat dompet sesak nafas.

Review DPCT akan segera menyusul minggu depan.

Advertisements

18 thoughts on “Little Adventure: Erha Clinic Depok

    • aisukoohii says:

      Mahalnya tergantung dari obat mana yang kita tebus aja kok. Itu aku jadinya mahal karena ambil paketan facialnya sama nebus full resep obatnya. Tapi biasanya kedatangan pertama yaa pasti mau nebus semuanya, makanya mahall.
      😦

      Like

  1. J kalila says:

    Aku pikir cuma erha di sini yg dokternya ngomong ngebut. Dimana2 sama ternyata..
    Baca2 blog yg lain juga sama..

    Jadi ku simpulkan, mungkin memang seperti itu standar layanan mereka.

    Like

  2. Lintang Sesaria says:

    Aku lgi nyoba wrha di kemanggisan karen baca review nya disana bagus2 dokter nya
    Dan aku pilih dr wijaya tpi knp dokter nya ga bnyk tanya dan seertinya irit ngomong
    Pdhl mau tny baik nya di gimanain ini muka
    Udh hopeless

    Klo erha depok dokter yg recomended siapa ya ?

    Like

    • aisukoohii says:

      Hahaha kayaknya perjuangan pasien erha tak kunjung selesai dalam mencari dokter yang komunikatif ya…
      Untuk Erha Depok sayangnya aku baru 2x ketemu dokter, yang pertama dr. Christine dan dokter yang kedua aku nggak ingat namanya, tapi yang jelas beliau praktik di hari Sabtu. So far sih lebih suka sama dr. yang praktik di hari Sabtu itu. (duh aku lupa namanya. maafkaann)
      Oh dan kemarin sempet coba juga ke Erha Apothecary Central Park, ketemu sama dr. Lina. Beliau kayaknya cukup komunikatif juga sama pasien, jadi walau aku baru dateng sekali waktu itu pun rasanya enak aja konsul sama dia.

      Like

  3. Ceri says:

    Minta infonya kakak 😊
    Kalo untuk terapi perawatan dipaksa harus diambil ga kak?
    Kalo hanya konsul dokter trus nebus resep cream dan terapi obat aja bisa gak ya, jadi selama perwatan gak facial, peling atau sbgnya

    Like

  4. Syafira Permata says:

    di Erha Depok aku penah dr Saskia dan dr Vinia

    dr Saskia dan dr Vinia sama2 baiiiik bgt dan ga pelit ngomong. dia banyak kasih saran dan nanya2 juga ke pasien, ga pelit kasih saran

    tapi skrg dr Saskia udah pindah ke RS Tarakan, dr Vinia masih di Erha Depok

    tapi emang semua dokter kalo kita gak ngeluh mereka ga ngasih saran sih. jadi harus banyak2 ngeluh 😀

    Like

  5. Eni says:

    Haloo mba klu di klinik erha bs g klu kita tanpa konsul ke dokter buat dateng..misal kn hnya lewat wa atau tlf gitu kita konsul tasi nya..

    Like

    • aisukoohii says:

      Wah kalau ini entah yaa udah ada sistem yang seperti itu atau belum ya di erha. Tapi yang namanya konsultasi ke dokter kalau misal kita ada sakit kan pasti diperiksa langsung sama dokternya di ruang praktiknya. Sama aja dong kayak kita rasa gak enak badan terus ke RS atau ke klinik kan lebih afdhol ketemu dokter supaya diagnosis yang diberikan juga tepat.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s